Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Februari 2015

Kepada Mentari yang Tak Pernah Berhenti Menyinari Bumi


Selamat pagi, Mentari.

Pagi ini aku melihatmu tersembunyi malu-malu di balik awan kelabu.
Memancarkan warna jingga keemasan yang cantik.
Iya, pagi ini kau tampak cantik, Mentari.

Kau tahu, Mentari?
Aku merindukan kehadiranmu setiap pagi.
Memberiku pelukan hangatanmu setiap pagi.
Pancaran sinarmu menerangi bumi setiap harinya.
Panasmu membuat cairan di permukaan bumi menguap naik membentuk awan.

Aku begitu merindukanmu, Mentari.
Karena tidak setiap hari aku bisa bertemu denganmu.
Beberapa hari yang lalu, hujan menyabotase pagiku.
Menyembunyikanmu dibalik awan kelabu.

Tapi aku tahu, Mentari.
Kau tak pernah lelah berhenti menyinari bumi dan alam semesta.
Kau biarkan sinarmu menerangi seluruh alam dari kegelapan.
Kau berikan kehangatan di setiap cahayamu.
Kau keringkan tanah basah dengan pancaran sinarmu.

Terima kasih untuk tetap bersinar menerangi alam ini, Mentari.
Terima kasih untuk selalu memberikan cahaya terang bagi kami penduduk bumi.
Meskipun aku tahu, beberapa dari kami sering mengeluh akan panas dan terikmu.

Teruslah bersinar, Mentari. 





Nb: Pic from here

Rabu, 08 Oktober 2014

Pelukan Rindu





Fajar datang beserta dinginnya angin berhembus, namun aku tetap merasa hangat.
Menenggelamkan diriku dalam dekapanmu lah yang membuatku hangat.
Bersandar pada dada bidangmu.
Meluapkan segala emosi yang terpendam lama, sehingga membuat dada bidangmu basah akan air mata.

Rindu. 
Rindu yang teramat sangat akan pelukan itu.

Pelukan yang mampu meluluhkan segala penat dan letih yang menerjang raga ini.
Pelukan yang mampu membangkitkan kembali kekuatan yang sudah lama lumpuh.
Pelukan yang mampu mengisi kembali energi yang telah hilang dimakan waktu.
Pelukan yang selalu mampu membuat bibir ini melukiskan senyum setelahnya.
Pelukan yang selalu membuatku hangat meski ditengah badai salju sekalipun.

Dan...
Pelukan yang ternyata hanya dalam mimpi, namun terasa nyata.

Iya, aku rindu dipelukmu.

Aku rindu kehangatan itu. 
Hingga aku bermimpi dipeluk olehmu.


Aku, yang merindu pelukmu.

-R-

Rabu, 21 November 2012

Love In Eternity


Saat itu...

Saat kamu bilang kalau Kamu sayang Aku
Saat kamu bilang kalau Kamu ingin jadi bagian dalam hidup Aku
Saat kamu bilang hanya Aku yang Kamu inginkan

Kemudian...

Kamu yang tiba-tiba menghilang
Kamu yang tak pernah kunjung datang
Kamu yang tidak pernah memberi kabar

Dan...

Aku yang masih berharap ada kabar darimu
Aku yang selalu menantikan kehadiranmu
Aku yang dengan setia menunggumu

Sepuluh tahun berlalu...

Akhirnya aku menemukanmu
Akhirnya aku mendapatkan kabar tentangmu
Akhirnya kesetiaanku terbayarkan sudah..

Dia...

Sahabatmu yang memberitahukan semua tentangmu
Sahabatmu yang menemaniku untuk bertemu denganmu
Sahabatmu juga yang menguatkan aku saat berhadapan denganmu

Karena...

Hanya fotomu yang terpasang disana
Beserta ukiran namamu yang terukir disana
Diatas batu nisan dengan karangan bunga...

Hhhh...

Abadilah kamu disana
Seabadi cintaku padamu..

Aku yang mencintaimu


Jakarta, 19 November 2012




nb: pic taken from here



Rabu, 14 November 2012

Hujan Masa Kecil



Cucuran air yang dengan derasnya membasahi bumi ini selalu berhasil membuatku terkenang akan masa lalu..

Masa dimana aku begitu norak dan senangnya melihat tanah yang basah, dengan aroma khasnya.
Masa dimana masih banyak teman bermain yang sebaya, yang juga senang bermandikan hujan.
Masa yang paling bahagia, I guess...

Masa kecil...

Saat dengan polosnya aku menari dibawah aliran deras air yang turun dari langit.
Saat dengan riangnya menerobos sang Hujan dengan baju seragam sekolah dan tas yang berisi buku-buku pelajaran.
Saat dengan santainya masuk ke dalam rumah dengan kondisi basah kuyup dengan beberapa noda kecoklatan di seragam putih yang ku kenakan.
Saat aku tak pernah tahu, kalau akibatnya akan dimarahi Ibu dan Pengasuh, karena kelakuanku yang satu ini.

A long time ago...
So many years has passed...

I miss that moment...
Masa kecilku..



Pos RW 06/05
menunggu Hujan reda..
13 November 2012, 12.30WIB

nb: foto diambil dari sini






Minggu, 11 Maret 2012

Rinai Hujan

Dalam rinai hujan.. 
Terkenangku akan dirimu..

Dalam rinai hujan..
Terbayangku akan senyum manismu..

Dalam rinai hujan..
Terbersitku akan rindu ku padamu..

Rinai hujan membawaku kembali pada kenangan kita…
Saat kita bermain hujan sepulang sekolah dulu..
Ketika kau tersenyum melihatku menari dalam hujan..

Yaa.. rinai hujan membuatku rindu akan masa itu..
Rindu akan masa lalu… Bersamamu…

Akankah kau merasa yang sama disana??

Jumat, 02 Maret 2012

Terang Purnama

Saat gelap datang, terangpun pergi..
mengintai setiap sunyi yang tak bertepi.!!
Berlari, duduk dan menepi..
Seraya berharap terang kan datang lagi..

Andai terang tak lagi datang menemaniku..
Semoga gelap mampu menghangatkanku..

Kurelakan malam menemaniku.
Jika gelapnya mampu mendewasakanku..

Tapi ku merindukan cahaya terang..
Cahaya yang menuntunku pada mu..

Semoga cahaya itu datang dalam terang..

Dan membawaku padamu??

Biar terang yang menjawab dengan Purnamanya..

Semoga purnama tidak di selimuti awan hitam malam ini..
Karena, mungkin hanya purnama yang mampu menerangi hatiku..

Belajarlah dari purnama..
Semu yang mencuri cahaya di balik gelap.. Walau sementara, tapi Indah..
Seperti hidup yang tak perlu lama..
Sebentar, tapi bisa membuat orang lain tersenyum di samping kita..

Aah, betapa Indahnya jika melihat orang lain tersenyum bahagia..
Seindah Purnama yang bertabur bintang..

postingan ini hasil dari mengkomentari update status FBnya Hari Prasetyo a.k.a Obe semalam. yang di posting disini hanya komen antara aku dan Obe.. 

Hari Prasetyo atau yang lebih akrab di panggil Obe ini adalah temen kampus beda fakultas satu angkatan yang udah lama ga ketemu. heheh.. seringnya bbm-an atau komen-komenan di status FB. yaa seperti semalam ituu.. 

piss..

(^,^)v
@rulachubby

nb: Original posting/komennya bisa diliat di sini


Sabtu, 21 Januari 2012

Senyum Untukmu Yang Lucu

#15hariNgeblogFF #10

Tak pernah kurasakan kebahagiaan seperti hari ini.
Meskipun peluh masih membasahi tubuhku dan rasa lelah menghantui ku, namun wajah mungilmu yang lucu ini seakan mampu menghapus semua penat dan lelah yang kurasakan
Hal ini yang membuatku selalu ingin tersenyum dan akan selalu tersenyum setiap melihat juga mengingat wajah mungilmu yang lucu.

Disaat ku jauh darimu, hanya wajah lucumu lah yang selalu terbayang dalam benakku
Dan hal itu sekali lagi mampu membuatku tersenyum bahagia.
Rasa rindu selalu menggangguku
Rasa ingin selalu di dekatmu, menatap wajahmu, membelai kulitmu yang sehalus sutra, mengamati gerak-gerikmu.
Yaa, semua itu selalu kurekam dalam ingatanku, dan akan kuputar ulang setiap aku rindu padamu.

Setiap perubahan yang terjadi padamu selalu mampu membuatku tersenyum bahagia..
Kaulah malaikat kecilku, kebanggaanku..
Dan aku akan selalu tersenyum untuk mu yang lucu, Anakku..

Kamis, 19 Januari 2012

Aku Membencimu Hari Ini

Aku mengenalmu bertahun-tahun yang lalu..
Kita habiskan masa kecil bersama..
Canda tawa, senda gurau kala itu masih jelas dalam ingatanku..

Kita terpisah saat remaja..
Aku benci kamu Hari ini..
Tak ada kabar berita darimu..
Seakan di telan bumi..

12 Tahun terpisah membuatmu Lupa padaku
Aku Benci padamu hari ini..
12 tahun membuatmu berubah..
Kamu tidak seperti dulu lagi..

Dan aku benci padamu hari ini..
Saat kau nyatakan cintamu padaku..
Yang kau akui sudah kau rasakan sejak dahulu kala kita masih kecil..

Aku benci padamu hari ini..
Kenapa tidak kau ungkapkan rasamu sejak dahulu??
Ketika aku masih mengharapkan cintamu..
Ketika aku selalu menanti kabar darimu yang tak kunjung datang..

Kau pasti bertanya mengapa aku membencimu hari ini??
Karena kau telah membuatku menunggu selama 12 tahun..
Dan kau datang disaat aku sudah menemukan pengganti dirimu..
Itu yang membuat aku benci padamu hari ini..


#15HariNgeblogFF
@rulachubby

Minggu, 01 Januari 2012

Hujan

Hujan...
Tanpa sadar hujan turun dengan diam-diam membasahi bumu..
Memberikan kesejukan di sore hari...


Hujan...
Aroma tanah serta rumput basah seakan menghipnotis mata ini agar terpejam...
Membawa semua keindahan ini dalam hati...


Hujan...
Hawa sejukmu menenangkan hati...
Tetesan airmu mampu meredakan panasnya emosi yang membuncah di dada...


Hujan membasuh jiwa yang kering 

Rabu, 09 November 2011

AKU MENGENANGMU...

Aku mengenangmu dengan SENYUM yang selalu merekah di bibirmu...
Aku mengenangmu dengan CINTA KASIH yang pernah kau berikan padaku...
Aku mengenangmu dengan KETULUSAN yang kau ajarkan padaku...
Aku mengenangmu dengan KEIKHLASAN yang kau tanamkan dalam diriku...
Aku mengenangmu dengan KETEGARAN yang kau tunjukkan padaku...
dan Aku akan selalu mengenangmu dengan segala KEBAIKAN yang ada pada dirimu...
Selamat jalan SAYANG...
ABADILAH kau disana...
Seabadi KENANGANmu dalam benakku...
And I will always LOVE you...

Minggu, 21 Agustus 2011

KEHIDUPAN


KEHIDUPAN selalu berputar seperti roda
Layaknya Bumi yang berotasi
Ada kalanya kita di atas.. ada kalanya kita di bawah
Seperti adanya Siang dan Malam
KEHIDUPAN mengalir seperti air
Bagai riak di sungai yang menuju lautan luas
KEHIDUPAN adalah panggung sandiwara karya Agung sang Pencipta
Yang penuh dengan Intrik layaknya drama telenovela
Diluar semua itu…
KEHIDUPAN  banyak memberikan pelajaran berharga bagi tiap-tiap makhluknya
Senang  ataupun  Sedih…
Bahagia juga Nestapa…
Suka dan Duka…
Manis dengan Pahit…
Semua tercampur dalam KEHIDUPAN…
Dan satu hal yang pasti…
Tak ada yang abadi dalam KEHIDUPAN di dunia yang fana ini..

Senin, 15 Agustus 2011

Hidup


Ada kalanya kita selalu meminta jalan yang terbaik untuk kita..
Dengan segala suka cita.. cinta kasih.. dan segala macam kebahagiaan yang datang
Namun ada kalanya TUHAN berkata lain..
Dengan segala keluh kesah.. duka nestapa..dan berbagai masalah menghadang
Tapi harus kita yakini..
Bahwa TUHAN sudah menuliskan skenario terbaik bagi tiap-tiap umatnya..
Baik dalam hal suka maupun duka..
Agar kita dapat belajar darinya.. dari skenario TUHAN
Yang tak pernah kita duga episode selanjutnya seperti apa?? Bagaimana??
Ataukah berapa lama durasi yang di butuhkan…
Akankah berdurasi lama.. atau sebentar saja???
Itu semua tergantung cara kita berimprovisasi dalam peran…
Jika TUHAN berkata kita masih LAYAK memainkan peran yang telah di tentukan..
Pastinya jam terbang kita di Dunia yang Fana ini pun akan semakin bertambah…
Namun.. jika TUHAN berkata “sudah selayaknya kamu beristirahat”
Maka, sudah tidak akan ada lagi skenario untuk kita..
So.. berimprovisasilah dengan sebaik mungkin… 
agar kita mendapat thropy yang telah disiapkan TUHAN untuk pemainnya yang terbaik...
yaitu hidup abadi dalam keindahan SURGA...

kumpulan puisi..2


THINK ABOUT YOU
I won’t break down and cry
And I won’t just stand up and smile
I will be me..
I will be my self
Now… the time has come to us… 
to go… to leave… and to forget
Time to forget all of this
Time to go and to leave all this…
All this “thing”
So many times I think about you
Cause you know, it’s hard..
it’s very hard just to forget you
I don’t know what I have to do
I don’t know anymore
I can only wanting my time to think….
To think about you…


*tulisan dari seseorang untuk seseorang*

Minggu, 14 Agustus 2011

Kumpulan Puisi ..1

ONE DAY…


One day … I feel so bored
And then .. I felt so lonely..
No one beside me.. no one support me
No one loves me.. no one cares ‘bout me..
Yeah ,,, no one in this planet are life…
But.. some day…
Some body comes,, a foreigner..
His coming to my planet.. my life.. my day..
He tells me about all
He gave me love,, a different love
He also supported me to wake up
He said “come on girls,, wake up!!!”
He touched my hand and gave me his power..
He is really changed my life.. my day.. All of me…
He never tired or surrender
And now…
He always supported me,, loves me,, care ‘bout me
He could make me laugh with his jokes
Makes me smile and also…
He makes me feel so worried to lose him…

Senin, 01 Agustus 2011

CINTA




Cinta... datang memberiku kehangatan dalam pelukan cinta
Semakin lama... semakin erat dalam dekapan cinta
Membuatku sulit bernafas karena eratnya dekapan cinta
Seperti terbelenggu dalam cinta
Semakin lama ku terbelenggu,, cinta membuatku tak berdaya
Hingga akhirnya cinta jualah yang mengendurkan dekapan cinta
Melepas belenggu cinta yang menyesakkan dada...
Namun,, ternyata tak sepenuhnya belenggu melepas cinta
Cinta masih memanggilku kembali
Memaksaku menoleh ke belakang
Melihat masa lalu... IRONIS
Entah sampai kapan cinta memanggil-manggil
Ku takkan pernah tahu...
Hingga akhirnya ku harus menutup telinga dan mataku
Haruskah kututup pintu hati dan pikiranku juga???
Agar tak ada lagi kenangan yang tersimpan atas nama CINTA....