Kamis, 25 September 2014

25 Day Blog Challenge, Day 1 : Introduction


Haii.. Haii... Selamat malam….

Kenalin.. kenalin… Nama lengkap gue yang tertera di akta kelahiran adalah Nurul Aria Utaminingsih. Panjang yaaa kayak kereta api, hihi.. Menurut Nyokap gue sih, arti dari nama gue yang panjang itu adalah “Cahaya anak pertama yang menyenangkan”. Nama adalah doa, dan itulah doa kedua orangtua gue untuk gue. Supaya gue bisa jadi orang yang menyenangkan. Memberikan cahaya pada siapapun yang berada di sekitar gue. Aminnn…

Saat ini gue masih bekerja sebagai Fisioterapis di RSIA YPK Mandiri, Menteng. Ya karena gue kerjanya di RS Ibu dan Anak, otomatis pasien gue lebih banyak Perempuan (ibu-ibu) dan anak-anak. Mulai dari perempuan yang sedang program mau punya anak, yang sedang mengandung calon anak, sampai yang sudah melahirkan anak hingga yang sedang menyusui anak. Kalo pasien anak-anaknya sih kebanyakan bayi 0-6 bulan yang mau dimassage, atau anak-anak dengan keterlambatan perkembangan, atau juga anak-anak atau bayi yang sedang batuk dan pilek sehingga butuh di-inhalasi. Itu tugas gue sebagai fisioterapis di sini.

Gue sangat suka dengan anak kecil, baby, kiddos, apalah sebutan mereka. I love them! Entahlah, mungkin karena mereka seperti gak punya beban hidup. Selalu bisa ceria dan gak punya dendam. Seandainya pun ada masalah atau marahan gitu, pasti sekian detik kemudian udah lupa lagi terus bisa ketawa dan main bareng lagi. Apalagi di tempat kerja gue sekarang gue bisa ketemu banyak anak kecil. Terutama bayi yang baru lahir. Setiap ngeliat bayi yang baru lahir ini, seakan masalah gue ilang seketika. Meskipun itu bukan anak gue, tapi berinteraksi dengan bayi adalah salah satu cara ngilangin stres, buat gue. 

Selain anak kecil, hal lain yang juga gue suka adalah menulis. Diary, cerpen, or anything. Termasuk nulis blog. Lebih seringnya sih gue nulis cerpen atau Flash Fiction. Dan sedang belajar menulis review film. Beberapa cerpen gue ada yang gue posting di blog ini, dan ada beberapa yang berhasil cetak via indie publishers bareng temen-temen penulis lainnya. Alias keroyokan. Alias kolaborasi. Menulis itu semacam terapi buat gue. Karena gue bisa menumpahkan segala sesuatu yang menuhin otak gue ke dalam tulisan. Terutama cerpen, yang biasanya berawal dari khayalan gue yang udah stadium akut tingkat sinetron. Hihhi.  Tapi lucunya, sampai saat ini gue belum rampung juga nulis novel solo gue. Dari tahun berapa itu entah. Hihi..

Makanya gue mau ikutan 25 Day Blog Challenge ini. Alasan utamanya adalah biar gue ada motivasi untuk nulis lagi, dan ngeramein blog gue dengan postingan lagi. Kasian blog gue, udah sepi postingan karena guenya jarang nulis lagi. Hehe..

Hmm.. Apalagi, ya, yang harus gue kenalin dari diri gue? Karena sebenernya sih udah banyak di postingan-postingan terdahulu.  So, kalo mau kenal gue lebih jauh, boleh banget visit postingan-postingan gue di blog ini. 

Oke, kayaknya sampai sini dulu deh perkenalannya… See you on my next post!

Selasa, 09 September 2014

Metamorfosa Me!

Seperti biasa, sebelum usia gue berubah di jam 10.00am nanti, gue akan selalu posting tulisan di blog gue ini. Tapi, lagi lagi gue gak akan bahas “Ritual Menjelang Yareh”. Karena tetap sama kok tiap tahun, sakit. Iyaa, gue masih suka sakit-sakitan tiap mau berubah angka. Hehehe. Kurang olahraga sih emang. *piss*

Postingan tahun ini mungkin gue akan ngebahas tentang Metamorfosa Me!. Yep! Perubahan gue dari 27 ke 28. Yang gak cuma angka di usia gue yang ikut berubah. Tapi penampilan gue yang, insyaallah, bisa lebih baik lagi.

Tahun 2014 ini, tepatnya pada tanggal 15 Juni 2014 lalu, gue memutuskan untuk menutup aurat gue sebagai perempuan. Wear hijab. Agak berat di awal. Yang kepikiran memang konsekuensi ke depannya. Sanggup istiqomah gak gue? Bakal lepas gak nih hijab? Kelakuan gue masih minus juga gak? Bakal mencoreng si hijabnya gak nanti? De el el... Tapi toh akhirnya gue mantep menutup aurat gue. Bismillah. Gue ngelakuin ini semua semata untuk memenuhi ibadah gue sebagai umat muslim.

So far, hampir tiga bulan gue bersahabat dengan hijab, dan gue merasa sangat nyaman. Tenang. Dan lebih percaya diri. Entah. Itu lah yang gue rasain belakangan ini. Meskipun kadang gue masih suka ngasal pake baju or celana yang agak ketat *efek berat badan nambah* hahaha.. Tapi sebisa mungkin gue selalu menutupi area-area lekukan tubuh gue dengan jaket dan sweater yang agak panjang atau gombrong. Hijab yang sebisa mungkin menutupi dada. I’ve tried my best! Dan gue yakin banget Allah tau usaha gue lainnya tanpa harus gue sebutin di sini. Hehe.. *piss*

Umm.. Honestly, gue kok nyesel yaa... Nyesel kenapa gak dari dulu aja pake hijabnya. Kenapa gak dari dulu aja gue berani ambil keputusan untuk menutup aurat gue? Karena banyak hal indah yang muncul setelah gue berhijab. Meskipun gak sedikit godaan yang datang juga, sih.

Salah satu hal indah yang datang setelah gue berhijab adalah, munculnya Dafe. Salah satu mantan gue yang namanya hampir selalu gue sebut dalam 10 tahun ke belakang ini. Why him? Karena gue selalu berdoa untuk bisa dikasih kesempatan minimal sekali sebelum gue pergi dari dunia ini untuk ketemu lagi sama Dafe, komunikasi lagi sama Dafe. To send my apology. Mau minta maaf untuk kesalahan yang udah pernah gue perbuat sepuluh tahun lalu.

And it happened! He’s came, suddenly. Pada suatu dini hari menjelang sahur, ada nomor telepon asing yang sms gue. Dan ternyata itu Dafe. Entah dia dapet nomor hape gue dari mana, -ya karena dia hacker, jadi gue gak nanya detail-. Berawal dari sms, lanjut chatting di LINE, lanjut telepon-teleponan sekitar 2-3 jam. Setelah beberapa hari, akhirnya dia ngajak balikan. Owuch! Galau tingkat kecamatan. Oke, singkat cerita, gue balikan sama Dafe. Jalanin aja sih. Karena sebenernya dianya juga jauh. Di Pulau Buru, Ambon. Cuma ternyata, gue gak sekuat yang gue harapkan. Karena satu dan lain hal, salah gue sih, salah ucap, lebih tepatnya. Hubungan jarak jauh gue harus kandas di tengah jalan. Ada salah paham karena ucapan gue yang ngelantur dan bikin dia marah, yang berakhir tragis. Yap. Sangat tragis. *bentar hela napas dulu*

Udah yaaa, gue ga mau bahas yang itu lagi. Yang ada mewek entar.

Kebahagiaan lain yang gue dapet setelah berhijab adalah, bermunculan satu per satu temen dan sahabat yang mampu menghibur dan nambah ilmu gue. Temen sharing, temen nonton, temen maen. Banyak deh. I’m not alone! Dan, iyaaa.. Gue selalu dikelilingi orang-orang baik yang selalu mengingatkan gue akan “Nikmat Tuhanmu yang mana lagi kah yang kau dustakan?”

Duh, makin absurd nih tulisan gue... Langsung ke intinya aja kali ya...

Intinya, setahun ke depan gue akan bersahabat dengan si angka 28 *kyak SMA gue dulu, hehe* yang bisa juga diartikan 2+8 = 10. 1+0 = 1. Start from the beggining again, hah?

This is my last chance, I think.

Kesempatan terakhir gue untuk bermain-main dengan hidup. 
Bermain-main dalam khayalan absurd yang gak akan jadi nyata. 
Bermain-main dengan impian yang gak pernah gue wujudin. 
Bermain-main dengan hal-hal yang semu. 
Bermain. Sudah waktunya berhenti bermain.

Ah, mungkin tahun lalu pun gue pernah bahas ini. Tapi gue masih terlena dengan hedonisme. Kesenangan duniawi. Yang harus gue batasi sejak sekarang.

Usia 28 ini...

Yang pasti sih, nyokap dan keluarga besar udah nanyain terus “Kapan Nikah?”
Yang selalu gue ulang setiap tahunnya, gue harus terbitin Novel solo gue.

Itu dua aja sih yang bener-bener harus gue wujudin sebelum angka di usia gue ganti jadi 29.
Gue masih punya 365 hari ke depan untuk berjuang menggapai mimpi gue yang belum terwujud. 
Dan gue berharap gue masih diberi kesehatan juga usia untuk mewujudkan itu semua.

Harapan, doa dan mimpi gue yang lain, cukup gue dan Allah aja yang tau.

Sebelum tulisan gue semakin absurd, gue mau ngucapin terima kasih kepada Sang Arsiteknya manusia.
Terima kasih masih memberikan gue napas untuk bisa terus menikmati segala berkah setiap harinya.
Terima kasih telah memberikan gue kesempatan, at least, bisa berkomunikasi sama Dafe, tahu kabarnya. Meskipun harus berakhir tragis, lagi.
Terima kasih telah mengirimkan sahabat-sahabat terbaik yang selalu ada, selalu datang menghibur disaat gue butuh hiburan. Disaat gue sedang ingin ditemani. Terima kasih...
Terima kasih untuk segala-galanya yang telah Engkau berikan pada hamba, ya Allah.

Hey 28th, mari kita bekerjasama untuk mewujudkan mimpi-mimpi yang masih ada dalam daftar pending untuk jadi kenyataan.

Itu aja deh.


Nb: ini postingan sengaja gue posting sebelum jam 10 pagi. Heheh...  

note: Gue lahir di hari Selasa, 9 September 1986 jam 10.10. Spontan. Dengan BBL 3, sekian kg (lupaa tepatnya. hehe) 

Sabtu, 30 Agustus 2014

Diary Marathon Movie of The Week


Cara gue mengakhiri Agustus ini adalah dengan #MarathonMovie. Dalam 1 minggu bisa nonton 6 film di 4 hari yang berbeda. Antara seteres, error, atau emang gak punya kerjaan jadi berbaik hati menambah pundi-pundi uang si Blitz. Dan Iya, itu semua gue nontonnya di Blitz Megaplex GI. Eh, kecuali yang terakhir.

Jadi begini ceritanya..

Gue mulai dari hari Senin, 25 Agustus 2014. Gue gak inget sih hari senin ini gue nonton apa gak. Sepertinya gue pulang kerja langsung pulang, deh. Oke, skip. Next.

Hari Selasa, 26 Agustus 2014. Komunitas @NontonJKT ngadain #NobarJKT film Guardians Of The Galaxy di Blitz GI jam 18.30. Ya, sebenernya sih gue udah nonton ini film versi 3Dnya pas tayang awal di Midnight, Sabtu 20 Agustus 2014 lalu. Tapi berhubung ada scene yang guenya ketiduran, jadinya gue mau nonton lagi yang versi 2D dan kali ini bareng temen-temen dari @NontonJKT . FYI, Selasa itu, sejarah baru terukir di komunitas @NontonJKT. Karena ada 80-an orang (tepatnya gue lupa) yang ikutan #NobarJKT #GOTG malem itu. Yeayyyy…

Nobar GOTG

Padahal sebelumnya cuma 37 orang yang ikutan #NobarJKT Detective Conan : Dimensional Sniper di hari Jumat, 15 agustus 2014. Nah, sebelum nonton GOTG jam 18.30nya, gue memutuskan untuk mengisi jam kosong –gue balik kerja jam tiga, dan otomatis setengah empat udah beredar di GI- sambil menunggu setengah tujuh itu dengan menonton Lucy. Agak telat sih gue masuk audi, karena si Lucy sudah berjalan 30 menitan.. Jadi, hari selasa ini gue nonton 2 film. Lucy dan GOTG 2D. Di Blitz GI.


Nobar Conan


Hari Rabu, 27 Agustus 2014. Ini hari gue skip nonton karena lembur 2 shift. Oke, next.

Hari Kamis, 28 Agustus 2014. Kalo temen-temen @NontonJKT emang udah merencanakan untuk #KamisKeBioskop dan nonton Ju On 3 : The Beginning of The End jam 21.30 di Blitz GI. Iya.. Malem jumatan nonton #HorrorJKT. Skip lah gue sebenernya. Mana demen gue nonton horror. Yang ada merem terus gue gak liat ke layar. Dan lagi, niat awalnya gue cuma mau ikutan meeting sama tim K-nya @NontonJKT. Cumaaaa.. Mereka semua selalu menggoda saya untuk ikut nonton si Ju On ini.. Meskipun sudah berdalih “Kalo ada yang nganterin pulang sampe rumah, baru gue nonton” mereka tetap menggoda saya. Sebenernya itu alasan gue biar gak nonton. Karena gue tau, yang biasa nganterin gue pulang gak bisa ikutan nonton. Tapi, takdir berkata lain. Saat meeting, mereka masih gencar merayu untuk ikutan nonton Ju On. Dan si Sanguin Melankolis ini tetiba memesan tiket Ju On jam 21.30 via blitzmegaplex.com. Oke! Jadi, ibadah nonton malem jumatnya di Audi 7 seat D 4-13, menyaksikan si Toshio Saeki muncul tiba-tiba di layar. Deym!
para peserta ibadah malam jumat #HorrorJKT
Foto Kaki!


Hari Jumat, 29 Agustus 2014. Nah… Kali ini gue dapet undangan nonton film Korea berjudul Roaring Currents jam 19.00 di Blitz GI (again!). Dan seperti yang sudah-sudah, untuk mengisi kekosongan waktu, gue memutuskan untuk nonton film sekalian numpang tidur sore itu. Nah, ada cerita lucu nih di sini. Jadinya kan gue beli tiket untuk film Planes : Fire and Rescue jam 16.15 Audi 6. Karena cuma jam itu yang menurut gue cocok. Dan gak terlalu rame yang nonton. Bisa lah bobok cantik bentar. Pas gue beli, seinget gue itu film harusnya udah mulai. Tapi gue tetep ke toilet dulu sebelum masuk audi. Kebelet, cyin. Abis dari toilet gue masuk lah ke audi yang pintunya baru dibuka itu. Yang gak jauh dari toilet. Setelah tiketnya di robek sama mbak-mbak penjaga pintu, gue masuk dan ngambil kacamata 3D. Oke. Sempet bingung, emangnya Planes 3D? Eiya, kok susunan kursinya beda, ya, sama yang di layar pas pesen tiket via blitz machine? Skip. Gue tetep masuk itu audi dan langsung menuju row D seat 8. Film belum mulai. Penonton masih sepi. Gue gak curiga sama sekali. Mungkin karena kondisi gue yang super ngantuk. Sambil nunggu film mulai, ku pejamkan mata ini. Mencoba tidur. Sekitar 15-20 menit kemudian, film mulai. Etapi, kok ada si Peter Quill kecil, ya? Loh, ini kan Guardians Of The Galaxy? Ini si operator proyektornya salah muterin film, ya? Skip. Gue malah lanjut tidur. Tidur-tidur ayam, sih. Sempet melek di beberapa scene. Dan masih belom ngeh. Setelah film selesai. Turun. Keluar audi. Sambil balikin kacamata 3Dnya, gue nanya sama mas-mas yang jaga. 
“Mas ini salah muterin film, ya? Seinget saya , saya beli tiketnya Planes, deh” sambil nunjukin tiket gue. Dan you know si mas-masnya bilang apa? 
“Ini audi sembilan, mbak. Itu tiketnya audi enam” sambil senyum ke gue. 


Dan gue langsung keluar Audi sambil geleng-geleng kepala dan ngetawain diri sendiri. SKIPNYA KEBANGETAN SIH, RUL! Dan pas keluar Audi 9, sudah rame orang-orang yang register untuk nonton Roaring Currents jam 19.00.
Foto duyuu sebelum nonton Roaring Currents


Hari Sabtu, 30 Agustus 2014. Planet Hollywood jam sembilan pagi. Iya, gak salah kok. Jam sembilan pagi sudah harus ada di Planet Hollywood, Gatot Subroto, Jakarta untuk Premiere film Hijabers In Love (untuk umum, karena Jumat malamnya baru saja Gala Premiere). Jadi ceritanya @NontonJKT dapet 25 undangan untuk menghadiri Premiere film Hijabers In Love ini. Karena pagi banget dan yang lainnya gak bisa, jadilah gue mewakili @NontonJKT hadir di acara ini. 24 tiket lainnya? Gue sebar ke grup whatsapp dan dijadiin kuis di akun @NontonJKT . Ini satu-satunya hari di mana gue gak ke GI dan gak nonton di Blitz. Hihihi.

25 tiket Hijabers In Love
inilah para pemenang #KuisDadakan dari @NontonJKT
with #TeamJaksel @nebengers dan Tim #ArisanBuku @kemudian
Nah… Sekian cerita Diary nonton gue selama seminggu ini. Untuk review filmnya gue posting terpisah aja ya. Hihihi… See you di next #NobarJKT!   

nb: foto-foto koleksi pribadi dan dokumentasi @NontonJKT (bit.ly/nobarGOTG

  

Senin, 11 Agustus 2014

#SundayMovieMarathon With @NontonJKT




Hari Minggu, 10 Agustus 2014 kemarin, gue dan beberapa temen dari @NontonJKT nonton bareng 2 film sekaligus yaitu Teenage Mutan Ninja Turtles dan Into The Storm di Epicentrum XXI, Kuningan. Dan gue mau review filmnya, ah. Eh, tapi sebelum gue review kedua film di atas, gue mau ngenalin @NontonJKT dulu nihh..

Komunitas yang menamakan dirinya @NontonJKT adalah sekumpulan orang-orang yang hobi nonton. Banyak kan yang hobinya nonton tapi males nonton sendirian? Nah si @NontonJKT ini jadi wadah buat temen-temen yang hobi nonton tapi males nonton sendirian, alias senengnya rame-rame. Biasanya sih untuk kaum jomblo, nih *digeplak segrup*.

Gue gabung di komunitas ini juga belom lama, kok. Awalnya karena diajakin sama Uda Anest (@bejanawaktu), gabung di grup whatsapp-nya dan udah beberapa kali ikut Nobar sama mereka. Kadang rame-rame, tapi pernah juga cuma bertiga. Heheh. Seru lah.

Perkenalannya segitu aja kali yaa.. Kalo kalian mau kenal lebih jauh dengan @NontonJKT ya tinggal follow aja akun twitternya. *piss*

Now… the review…  

1.       TEENAGE MUTAN NINJA TURTLES

Masih berkisah seperti film terdahulunya, mengenai empat ekor kura-kura yang bermutasi menjadi seukuran manusia reptil dan mereka berempat menggunakan keahlian bela diri mereka untuk memerangi kejahatan Shredder (Tohoru Masamune) beserta komplotannya (Foot Clan) yang ingin menguasai kota New York. Disamping itu mereka juga dibantu oleh reporter cantik April O'Neil (Megan Fox) dan kameramennya, Vern Fenwick (Will Arnett) dalam mencegah niat jahat dari Shredder. (Sumber : http://anaknonton.com/berita/internasional/item/1957-teenage-mutant-ninja-turtles-menjaga-imajinasi-masa-kecil-tetap-hidup )

image from here

Menurut gue, film Kura-Kura Ninja yang terdiri dari 4 Mutan Kura-Kura bernama Michelangelo, Raphael, Donatello dan Leonardo yang dibesarkan oleh Tikus Mutan bernama Splinter ini lumayan bisa membuat gue bernostalgia dengan keempat kura-kura yang jago bela diri tersebut. Terutama dengan Michelangelo, one of my favorite, dengan sifatnya yang humoris dan sedikit playboy juga hobi flirting *eh, fokus*.
Michelangelo (image from here)

Dari segi cerita, lumayan lah. Meskipun gue masuk theaternya telat 15 menit, tapi masih bisa nangkep isi filmnya. Yang ternyata si ini itunya si kura-kura, terus si itu  kenal sama si ini. Dan lagi si anu yang jahat.  *mencoba untuk ga spoiler jadinya gitu deh. haha*. Kalo dari segi teknik filmnya mah udah keren. Sukaaaa.. Cuma emang kurang berasa 3Dnya aja kmaren. tapi penasaran sama 4DX3Dnya, *eh*.

Tapi seru bisa bikin gue teriak-teriak lagi *maap yaa yang kemarin duduknya di sebelah gue jadi keberisikan*. Adegan yang masih gue inget adalah saat keempat kura-kura itu di dalem lift menuju rooftop yang ada di lantai 54, si Michelangelo iseng mengetukkan senjata yang ia pegang sehingga menghasilkan nada, yang kemudian diikuti oleh ketiga saudaranya hingga menghasilkan irama musik. Intermezzo yang cerdas! Hehe..

Adegan di lift


2.       INTO THE STORM

Dalam rentang satu hari, kota Silverton porak-poranda oleh serangan tornado yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kebanyakan orang mencari perlindungan, sementara sekelompok pelajar malah berlari ke arah pusaran, berusaha mengabadikannya dalam sebuah dokumentasi. (Sumber : http://anaknonton.com/jadwal-film/internasional/sedang-tayang/item/1943-into-the-storm )

image from here

Awalnya gue pikir ini film akan sama dengan Twister, film di tahun 1996 yang bercerita tentang beberapa ilmuwan yang mengejar tornado. Sama-sama mengejar tornado, dan sama-sama ada EF5, alias tornado terbesar sepanjang sejarah per-tornado-an. Cuma bedanya cara pengambilan gambarnya yang seperti film dokumenter. Dan tekniknya yang lebih canggih, jadi penonton seperti merasakan si Tornado tersebut *padahal gue nonton 2D loh, Dolby Atmos, sih. Hehe*. Dari segi cerita juga beda, meskipun agak gak nyambung dan tetep ada kisah kasih di sekolahnya, tapi mayan lah.

image from here

Dan alurnya. Saat awal film mulai, prolog, kemudian dikasih tornado, relaks lagi cerita biasa, tornado lagi, relaks lagi, tornado lagi. Ya, seru deh. Yang keren itu saat si tornado menghisap api, hingga apinya menjalar ke atas. Dan pas si Pete dan tank-nya *yang gue lupa itu tank dikasih nama siapa* kebawa tornado sampe ke atas, pemandangan langit yang indah dan kemudian terjun bebas ke bawah. Gue aja sampe nutup mata karena ngeri. Dan pegangan kursi karena berasa seakan-akan gue lagi naek wahana halilintar di Dufan. Hehe. Dan seperti biasa masih tetep berisik si guenya. Cuma di film ini gue lebih sering nutup mulut pake tangan biar gak teriak. Kasian yang duduk di sebelah gue, pasti keberisikan banget. *piss*.

Baiklah sekian tulisan gue yang absurd ini. Semoga gak spoiler deh, ya. Hehe.

See yaa di #NobarJKT berikutnyaaaaa.....

with @NontonJKT

Selasa, 05 Agustus 2014

Kamu Termasuk Pribadi yang Mana?


Menurut ilmu Psikologi, ada 4 kepribadian yang terdapat dalam diri manusia, antara lain:
  1. Sanguin → dijuluki si "Populer" karena pandai persuasif dan ingin terkenal.
  2. Koleris → dijuluki si "Kuat" karena sering dominan dan kompetitif.
  3. Melankolis → dijuluki si "Sempurna" karena perfeksionis dan serba teratur.
  4. Plegmatis → dijuluki si "Cinta Damai" karena kesetiaannya dan menghindari konflik.
4 kepribadian di atas tidak ada yang lebih bagus atau lebih jelek, sebab masing-masing memiliki kekuatan dan kelemahan. Memangnya apa aja sih kekuatan dan kelemahan dari ke-4 kepribadian itu? Ini yang gue copas dari postingan di blognya Arie5758 yang berjudul 4 Kepribadian Manusia 


SANGUIN

Kekuatan :
  • Suka bicara.
  • Secara fisik memegang pendengar, emosional dan demonstratif.
  • Antusias dan ekspresif.
  • Ceria dan penuh rasa ingin tahu.
  • Hidup di masa sekarang.
  • Mudah berubah (banyak kegiatan / keinginan).
  • Berhati tulus dan kekanak-kanakan.
  • Senang kumpul dan berkumpul (untuk bertemu dan bicara).
  • Umumnya hebat di permukaan.
  • Mudah berteman dan menyukai orang lain.
  • Senang dengan pujian dan ingin menjadi perhatian.
  • Menyenangkan dan dicemburui orang lain.
  • Mudah memaafkan (dan tidak menyimpan dendam).
  • Mengambil inisiatif/ menghindar dari hal-hal atau keadaan yang membosankan.
  • Menyukai hal-hal yang spontan.

Kelemahan :
  • Suara dan tertawa yang keras (bahkan terlalu keras).
  • Membesar-besarkan suatu hal / kejadian.
  • Susah untuk diam.
  • Mudah ikut-ikutan atau dikendalikan oleh keadaan atau orang lain (suka ikutan Gank).
  • Sering minta persetujuan, termasuk hal-hal yang sepele.
  • RKP (Rentang Konsentrasi Pendek) alias pelupa.
  • Dalam bekerja lebih suka bicara dan melupakan kewajiban (awalnya saja antusias).
  • Mudah berubah-ubah.
  • Susah datang tepat waktu jam kantor.
  • Prioritas kegiatan kacau.
  • Mendominasi percakapan, suka menyela dan susah mendengarkan dengan tuntas.
  • Sering mengambil permasalahan orang lain, menjadi seolah-olah masalahnya.
  • Egoistis alias suka mementingkan diri sendiri.
  • Sering berdalih dan mengulangi cerita-cerita yg sama.
  • Konsentrasi ke "How to spend money" daripada "How to earn/save money".

KOLERIS

Kekuatan :
  • Senang memimpin, membuat keputusan, dinamis dan aktif.
  • Sangat memerlukan perubahan dan harus mengoreksi kesalahan.
  • Berkemauan keras dan pasti untuk mencapai sasaran/ target.
  • Bebas dan mandiri.
  • Berani menghadapi tantangan dan masalah.
  • "Hari ini harus lebih baik dari kemarin, hari esok harus lebih baik dari hari ini".
  • Mencari pemecahan praktis dan bergerak cepat.
  • Mendelegasikan pekerjaan dan orientasi berfokus pada produktivitas.
  • Membuat dan menentukan tujuan.
  • Terdorong oleh tantangan dan tantangan.
  • Tidak begitu perlu teman.
  • Mau memimpin dan mengorganisasi.
  • Biasanya benar dan punya visi ke depan.
  • Unggul dalam keadaan darurat.

Kelemahan :
  • Tidak sabar dan cepat marah (kasar dan tidak taktis).
  • Senang memerintah.
  • Terlalu bergairah dan tidak/susah untuk santai.
  • Menyukai kontroversi dan pertengkaran.
  • Terlalu kaku dan kuat/ keras.
  • Tidak menyukai air mata dan emosi tidak simpatik.
  • Tidak suka yang sepele dan bertele-tele / terlalu rinci.
  • Sering membuat keputusan tergesa-gesa.
  • Memanipulasi dan menuntut orang lain, cenderung memperalat orang lain.
  • Menghalalkan segala cara demi tercapainya tujuan.
  • Workaholics (cinta mati dengan pekerjaan).
  • Amat sulit mengaku salah dan meminta maaf.
  • Mungkin selalu benar tetapi tidak populer.

MELANKOLIS

Kekuatan :
  • Analitis, mendalam, dan penuh pikiran.
  • Serius dan bertujuan, serta berorientasi jadwal.
  • Artistik, musikal dan kreatif (filsafat & puitis).
  • Sensitif.
  • Mau mengorbankan diri dan idealis.
  • Standar tinggi dan perfeksionis.
  • Senang perincian/memerinci, tekun, serba tertib dan teratur (rapi).
  • Hemat.
  • Melihat masalah dan mencari solusi pemecahan kreatif (sering terlalu kreatif).
  • Kalau sudah mulai, dituntaskan.
  • Berteman dengan hati-hati.
  • Puas di belakang layar, menghindari perhatian.
  • Mau mendengar keluhan, setia dan mengabdi.
  • Sangat memperhatikan orang lain.

Kelemahan :
  • Cenderung melihat masalah dari sisi negatif (murung dan tertekan).
  • Mengingat yang negatif & pendendam.
  • Mudah merasa bersalah dan memiliki citra diri rendah.
  • Lebih menekankan pada cara daripada tercapainya tujuan.
  • Tertekan pada situasi yg tidak sempurna dan berubah-ubah.
  • Melewatkan banyak waktu untuk menganalisa dan merencanakan.
  • Standar yang terlalu tinggi sehingga sulit disenangkan.
  • Hidup berdasarkan definisi.
  • Sulit bersosialisasi (cenderung pilih-pilih).
  • Tukang kritik, tetapi sensitif terhadap kritik/ yg menentang dirinya.
  • Sulit mengungkapkan perasaan (cenderung menahan kasih sayang).
  • Rasa curiga yg besar (skeptis terhadap pujian).
  • Memerlukan persetujuan.

PLEGMATIS

Kekuatan :
  • Mudah bergaul, santai, tenang dan teguh.
  • Sabar, seimbang, dan pendengar yang baik.
  • Tidak banyak bicara, tetapi cenderung bijaksana.
  • Simpatik dan baik hati (sering menyembunyikan emosi).
  • Kuat di bidang administrasi, dan cenderung ingin segalanya terorganisasi.
  • Penengah masalah yg baik.
  • Cenderung berusaha menemukan cara termudah.
  • Baik di bawah tekanan.
  • Menyenangkan dan tidak suka menyinggung perasaan.
  • Rasa humor yg tajam.
  • Senang melihat dan mengawasi.
  • Berbelaskasihan dan peduli.
  • Mudah diajak rukun dan damai.

Kelemahan :
  • Kurang antusias, terutama terhadap perubahan/ kegiatan baru.
  • Takut dan khawatir.
  • Menghindari konflik dan tanggung jawab.
  • Keras kepala, sulit kompromi (karena merasa benar).
  • Terlalu pemalu dan pendiam.
  • Humor kering dan mengejek (Sarkatis).
  • Kurang berorientasi pada tujuan.
  • Sulit bergerak dan kurang memotivasi diri.
  • Lebih suka sebagai penonton daripada terlibat.
  • Tidak senang didesak-desak.
  • Menunda-nunda / menggantungkan masalah.

Udah tahu, kan bedanya Sanguin, Koleris, Melankolis dan Plegmatis? Dan setiap manusia bisa memiliki lebih dari 1 kepribadian. Terus, gue iseng-iseng ikutan kuisioner Tes Kepribadian  yang hasilnya seperti yang udah gue duga. Melankolis menjurus Plegmatis. Lebih dominan Melankolis, sih. Hihi..

Kalo kamu, termasuk pribadi yang mana?