Tampilkan postingan dengan label #Bimbi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #Bimbi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 September 2014

25 Day Blog Challenge, Day 2 : 20 Fact About You



Haiii…. Hari ke-dua 25 Day Blog Challenge kali ini adalah gue harus nyebutin 20 fakta tentang gue. Humm… *berpikir keras*

Let me start with

  1. I’m a Virgo yang Melankolis. Gue memang lahir di awal September dan menjadikannya berada dalam naungan rasi bintang dengan lambang Perempuan ini. Selain itu, gue termasuk ke dalam golongan Melankolis namun sedikit Plegmatis. Menurut hasil tes kepribadian sih gitu. Udah Virgo, Melankolis pula. :’)
  2. Sulung dari 3 bersaudara. Yap, gue anak pertama dengan dua adik yang keduanya adalah laki-laki. That’s why gue menjadi yang paling cantik di rumah, selain Ibu tentunya. Dan ini juga yang (mungkin) membuat gue terkesan tomboy, lebih ke sporty, sih. Gak ada feminimnya sama sekali. Bahkan gue lebih mudah akrab dengan kaum Adam daripada kaum hawa. :D
  3. Blue is my Fav!. Gue paling suka sama warna biru, dan sangat menghindari warna pink. Entahlah, gak suka aja sama warna yang terlalu feminim itu. Mayoritas baju dan barang-barang yang gue punya berwarna biru. Hampir gak punya warna pink. Pernah punya baju pink, tapi akhirnya gue hibahkan ke orang lain. Hihih.
  4. The Moffatts. Gue udah jatuh cinta sama Band asal Kanada ini sejak gue kelas 6 SD. Sampe-sampe gue bela-belain ngambil uang tabungan gue terus pergi sendirian ke Depok, cuma buat beli kaset Chapter 1 : A New Beginning nya The Moffatts. Suka sama lagu-lagunya, liriknya, dan sama Dave. Si Bontot dari kembar tiga ini yang paling gue suka dibanding saudara-saudanya yang lain.   
  5. Novel. Hobi banget baca novel, terutama novel fantasi semacam Harry Potter. Tapi hampir semua jenis novel udah gue baca sih. Fantasy, romance, chicklit, komedi, horror, thriller. Cuma masalahnya, kalo baca novel horror gue lebih suka baca di siang hari. Hampir gak pernah baca di malam hari.
  6. Hobi banget ngayal. Pernah punya khayalan bersambung macam sinetron. Dan itu bertahan selama 2 tahun. Tiap mau tidur gue ngayal terus. Makanya akhirnya gue mencoba untuk menuliskan apa yang selama ini gue khayalin ke dalam media tulisan. Berharap bisa jadi 1 novel gitu. Aminn 
  7. Gak Suka Horror. Novel atau pun film horror. Gue punya dan baca novel horror itu karena yang nulis adalah temen gue. Dan itupun gue bacanya cuma berani di siang hari. Gue nonton film horror pun karena dipaksa. Dan sepanjang film, kayaknya gue lebih banyak nutup mata sama kuping deh. Hehe.. Bukan karena takut, sih. Cuma, karena suka kebayang aja. Dan soundnya itu, bikin jantungan. Kasian jantung gue. Sama halnya kalo di grup whatsapp lagi pada cerita horror, gue skip aja. Bacanya besok pagi. Dan kalo ada yang share foto serem, langsung gue kick. *piss*
  8. Kapten Komplek II blok A dan blok B Nebengers Tim JakSel. Saat ini gue masih menjabat sebaga Kapten Komplek di Nebengers Tim JakSel. Udah hampir setahun sih. Komplek II ini meliputi kecamatan Jagakarsa dan Cilandak.
  9. My Lucky Number is 9! Bisa jadi karena pengaruh tanggal dan bulan lahir gue yang berada di angka 9 (9 September). Dan gue selalu merasa 9 ini sebagai angka keberuntungan gue. Yang berhubungan dengan 9, lebih tepatnya. Dan, hampir semua nomer telepon yang gue punya diakhiri 9. Nomer telepon rumah belakangnya 59, nomer cdma belakangnya 29, nomer hape belakangnya 69. Ini yang paling favorit. Yin dan Yang Hihi.
  10. Bimbi… Boneka kesayangan gue yang udah jadi sahabat gue sejak gue TK. Hadiah dari Ibu. Bimbi yang selalu dengerin curhatan gue, tangisan gue, pelukan gue, selalu ada. Dan gue sayang banget sama Bimbi. Bahkan saat Bimbi mau dilaundry karena memang sudah kotor banget aja susah banget ngelepasnya. :3
  11. KisFM Jakarta. Hampir setiap hari dengerinnya radio ini terus. Sering ikut ngetweet juga, dan beberapa kali ditelepon untuk on-air. Juga pernah dua kali menang kuis dari KisFM ini. Yang satu dapet goodiebag dari Proton. Yang satu dapet tiket konser /rif dan Sheila On 7 di Istora Senayan, 19 September lalu.
  12. Nonton Sendirian itu Nikmat! Dulu, gue paling suka nonton sendirian di bioskop. Seru aja. Bebas. Gada yang gangguin. Tapi belakangan ini lebih sering nonton bareng-bareng komunitas @NontonJKT. Jadi kangen nonton sendiri L
  13. Tim Kompor. Belom lama ini gue memang gabung dengan komunitas @NontonJKT yang punya moto “Cukup Home aja yang Alone, Nonton jangan” dan gue tergabung ke dalam Tim Kompor, alias tim yang hobinya ngompor-ngomporin buat nonton bareng-bareng. Hihih..
  14. Minang vs Jawa. Garis keturunan Minang dari sang Ibu yang membuat gue selalu menganggap gue orang Minang. Padahal secara wajah dan nama, keliatan banget Jawanya, garis keturunan dari Bapak. Tapi memang lebih kuat Minangnya, sih. Mungkin karena gue memang lebih deket ke keluarga Ibu, ya.
  15. Baralek dengan adat Minang. Serius ini impian gue dari kecil. Setiap menghadiri pernikahan saudara atau temen yang menggunakan adat Minang, selalu membuat gue iri dan semakin berharap bisa ngalamin Resepsi Pernikahan dengan adat Minang. Pelaminan, suntiang, tari Pasambahan dengan Silat. Juga Tari Piring. Dan dekorasi pelaminan berwarna Biru Silver. My Wedding dream. *kemudian nabung yang banyak*
  16. White Rose vs Donald Duck. Sangat mengagumi mawar putih. Baik harumnya, bentuknya. Dan bahkan mempunyai filosopi sendiri tentang Mawar Putih ini. Putih itu perlambang suci. Mawar itu perlambang cinta. Jadi Mawar Putih itu perlambang cinta suci yang abadi. Sakral. Cinta sejati deh. Hihhi. Selain itu juga, mawar putih ini bunga kesukaan Alm. Babo dan Almh. Nenek. Dan Uncle Duck. Entah apa yang membuat gue jatuh hati pada Pamannya Kwik, Kwek, dan Kwak ini. Suka aja dengan kepolosannya, yang cenderung mudah dibodohi. Terutama baju kelasinya. Biru! :D
  17. Belom bisa nyetir motor ataupun mobil. Udah pernah sih belajar nyetir motor, sekali, sama ade gue. Tapi ade gue kapok ngajarin lagi. Karena saat itu gue narik gasnya kekencengan, jadinya bagian depan motor naik gitu deh. Haha. Gokil.
  18. Bangga menjadi Generasi 90an. Beneran. Gue seneng bisa melewati masa kecil gue dengan penyanyi cilik yang nyanyiin lagu anak-anak yang saat itu banyak pilihannya. Film anak-anak pun banyak pilihannya. Belom ada yang namanya sinetron stripping. Masih ada “Dunia Dalam Berita”. Belom kenal gadget dan game-game online. Banyak deh.
  19. Awet muda. Nah, ini menurut pengakuan beberapa orang di sekitar gue. Banyak yang gak percaya dengan umur asli gue. Bagi yang baru kenal gue, pasti lebih sering nebak gue berusia sekitar awal 20-an. Gak sedikit juga yang nebak gue masih kuliah. Amiinn. Hihi..
  20. Pacar. Iya, saat ini gue udah punya pacar. Belom lama sih sebenernya, jadi masih tahap beradaptasi. Saling mengenal. Gitu deh. Dan lucunya, gue jarang pacaran sama yang usianya lebih tua dari gue. Pacar gue yang sekarang aja usianya 3 tahun lebih muda dari gue. :D
Okeyy.. sudah 20 Fakta tentang gue yang udah gue share di blog ini. Umm, sebenernya masih banyak lagi sih.. di next postingan aja kali ya.. Hihih…


See ya!

Rabu, 06 Maret 2013

Namaku, Bimbi

Holaaa....

Let me introduce my self to you.. hehehe..

Aku Bimbi, sebuah boneka berwajah bulat, bermata bulat dan berwarna biru. Hidungku juga bulat seperti kelereng, tapi karena satu dan lain hal, aku harus kehilangan hidungku. Saat ini hanya terdapat bekas lem berbentuk bulat diatas bibirku yang terbuat dari seutas benang berwarna merah. Aku memiliki rambut berwarna coklat dengan pita bermotif abstrak. 

It's Me... Bimbi 

Dan sekarang, aku mau bercerita... 

Sekitar delapan belas tahun yang lalu aku bertemu dengan seorang ibu bertubuh gempal, kemudian beliau membeliku dan membawaku ikut serta ke rumahnya. Di rumahnya, aku langsung dikenalkan dengan seorang gadis kecil dengan pipi seperti bakpao dan alisnya yang lebat, anak pertama si Ibu. Gadis kecil itu langsung memelukku erat, rona bahagia terpancar dari wajahnya, senyum pun tak pernah lepas dari bibir mungilnya. Iya, Gadis kecil tersebut yang menamaiku Bimbi. Entah kenapa ia menamaiku Bimbi. Sampai akhirnya aku pernah mendengar sang Ibu menyanyikan sebuah lagu berjudul Bimbi, kalau tidak salah lagunya Titiek Puspa deh. Mungkin dari lagu itu ya, makanya aku di namai Bimbi :)

Bermain, bercanda, hingga menemani tidur. Hampir setiap hari kami menghabiskan waktu bersama, kecuali jam sekolah tentunya. Tapi ternyata, kebersamaan kami itu hanya berlangsung beberapa tahun saja. Gadis kecil itu bertumbuh menjadi remaja dengan berbagai aktivitas yang menyita waktu bermainnya denganku. Tidak, ia tidak sepenuhnya melupakan aku. Saat malam tiba, kami masih tidur bersama. Bahkan terkadang gadis kecil yang beranjak remaja itu menceritakan kegiatannya sehari-hari sebelum kami tidur. Yah, lebih seringnya ia tertidur sebelum ceritanya selesai. Mungkin karena terlalu letih. 

Pada suatu hari, sang ibu membawaku ke binatu untuk dibersihkan. Kira-kira hampir seminggu aku tidak bertemu dengan gadis berpipi bakpao itu, kemudian petugas dari binatu mengantarku kembali ke rumah gadis itu dalam keadaan bersih, wangi dan terbungkus plastik. Sempat aku bertanya-tanya, akan kah ia merindukanku? Setelah hampir seminggu kami tidak bersama. Dan ternyata, dia bahkan seperti tidak ingat pernah memiliki ku. Karena kemudian aku di letakkan di dalam lemari bersama boneka-boneka lainnya yang juga baru dibersihkan di binatu seperti aku. 

Seminggu, dua minggu... Tidak ada tanda-tanda ia merindukanku. Bulan berganti, tahun berganti dan aku pun terlupakan. Sang Ibu memindahkan aku ke lemari yang terletak di kamar lantai atas, plastik yang membungkusku pun sudah dipenuhi oleh debu, kotor dan semakin terlupakan.   

***

Entah sudah berapa lama aku berada di dalam plastik berdebu, di dalam lemari yang terletak di kamar di lantai atas ketika akhirnya ada seseorang yang mengangkatku dan memanggil namaku "Bimbi..."
"Pantesan nggak pernah keliatan, di umpetin di sini toh" ujar gadis itu sambil membuka bungkus plastik berdebu dan kemudian mengeluarkan aku dari dalam plastik tersebut. 

Gadis tersebut adalah gadis kecil yang memberiku nama Bimbi, gadis berpipi bakpao dengan alis tebal, yang kini sudah berubah menjadi lebih dewasa dan cantik. Lama tidak pernah melihat wajahnya membuatku pangling. Banyak yang berubah darinya. Hanya alis tebal dan pipi bakpaonya yang tidak berubah. 

"Ibu... Lihat yang Uyun temuin di atas" ujarnya sambil mengangkat aku, menunjukkan kepada Ibunya sambil tersenyum. Seakan ia baru saja menemukan harta karun. 

Setelah gadis itu menemukan aku kembali, aku merasakan bagai déjà vu. Mengalami kembali kejadian yang dahulu pernah aku alami. Gadis itu membawaku ke kamarnya, menemaninya tidur lagi, seperti dulu. Mendengarkan cerita-cerita tentang yang ia alami beberapa tahun belakangan. Tentang sekolahnya, kepindahannya ke rumah neneknya selama setahun, hingga kisah cintanya, ia ceritakan semua padaku. 

Hal tersebut terjadi setiap malam, berbagai cerita bergantian sebelum tidur. Terkadang ia selingi dengan mencium pipiku, juga memelukku erat. Bahkan pernah ia menganggap aku ini lelaki yang sedang ia rindukan, kemudian menciumiku dan memelukku erat. Iya, gadis kecilku sedang kasmaran. 

Pernah suatu hari, secara tiba-tiba ia memelukku erat, sangat erat. Namun, tak lama kemudian aku mendapati ia menangis selama memelukku. Ada yang menyakiti hatinya, kurasa. Iya, gadis kecil yang beranjak dewasa ini memang mudah menangis jika ada yang mengecewakannya, membuatnya marah, dan juga menyakiti hatinya. Ia tidak pernah marah-marah, atau pun berkata kasar dan memaki-maki orang yang di bencinya kepadaku. Ia lebih sering menangis, kemudian bercerita tentang kekesalannya ataupun kekecewaannya ketika tangisnya mereda. Itu lah dia. 

Dan beberapa malam ini, ia kembali memelukku dalam tidurnya. Mengucapkan "Selamat tidur, Bimbi" kemudian mencium kedua pipiku sebelum ia menutup matanya. Entah kenapa, aku merasakan ia sedang jatuh cinta pada seseorang. Tapi ia belum mau cerita padaku. Mulai introvert dia. 

Mungkin nanti, suatu hari, saat ia mulai terbuka lagi padaku dan menceritakan kejadian apa yang sedang ia alami saat ini, aku akan menceritakan pada kalian. Kita tunggu tanggal mainnya. Heheh... 

Baiklah, terima kasih untuk kalian yang sudah mau membaca ceritaku ini. 

Bimbi, Pamit....

6^_^9